Uncategorized

Puskesmas Krueng Barona Jaya Edukasi Masyarakat Terkait PHBS

PHBS merupakan kependekan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. PHBS sendiri berkaitan erat dengan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat.

Dinas Kesehatan Aceh Besar melalui puskesmas kecamatan sering memberikan edukasi kepada Masyarakat terkait ajakan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Seperti Puskesmas Krueng Barona Jaya terus berupaya meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di gampong-gampong yang menjadi wilayah kerjanya.

Puskesmas Krueng Barona Jaya bekerja sama dengan kader-kader kesehatan setempat untuk mengajak warga menjalani hidup yang bersih dan sehat. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan PHBS di rumah tangga.

PHBS adalah kumpulan perilaku yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat. Informasi dari Penyuluh Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Krueng Barona Jaya menerangkan dari 10 tatanan PHBS di rumah tangga, yang paling rendah capaiannya yakni terkait merokok.

Ia mengatakan, masih banyak warga yang merokok di dalam rumah, padahal hal itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan mereka sendiri dan keluarganya.

“Kami terus mengimbau agar warga tidak merokok di dalam rumah, apalagi di depan anak-anak. Selain itu, asap rokok juga bisa mengganggu kesehatan orang di sekitar, terutama anak-anak yang masih rentan terkena infeksi saluran pernapasan,” terangnya.

Selanjutnyaselain merokok, tatanan PHBS lain yang juga perlu ditingkatkan adalah pemberian ASI eksklusif, penimbangan bayi dan balita secara berkala, penggunaan air bersih, penggunaan jamban sehat, pemberantasan jentik nyamuk, konsumsi buah dan sayur, dan melakukan aktivitas fisik setiap hari.

Di Puskesmas, sudah ada posyandu remaja untuk memberikan edukasi kepada remaja dalam mempersiapkan kesehatan mereka, misalnya persiapan menikah, pentingnya pemberian ASI eksklusif, kesehatan reproduksi, dan bahaya narkoba. “Kami juga mengimbau agar calon pengantin sebelum berkeluarga melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,” ucapnya.

Menjaga kebersihan lingkungan juga bagaian dari rangkaian penerpaan PHBS. Hal inidapat dilihat dari 5 poin pilar STBM. Turunan dari 5 pilar STB salah satunya adalah Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Kepala dinas Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM Mkes mengatakan eklarasi ODF (Open Defecation Free) adalah suatu pernyataan resmi yang menyatakan bahwa suatu wilayah telah bebas dari praktik buang air besar sembarangan. Program ini merupakan salah satu inisiatif penting dalam meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat di Indonesia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *